Seorang anak kost yang melakukan hubungan sexs degan ibu kost yang berstatus janda,. Tidak puas dengan ibunya anaknya juga di ajak ML. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

Frans orang memanggilku, aku berusia 30 tahun bekerja disebuah kantor swasta di kota besar Jakarta. Aku asli Jogja merantau ke Jakarta untuk bekerja. Aku termasuk pemuda yang giat bekerja hingga lupa untuk mencari jodoh. Orangtuaku menginginkan aku segera menikah, tetapi aku masih berfikir panjang lagi. Kalau aku nikah kelak aku nggak bisa sebebas ini.

Gairah seks ku tinggi dan nantinya aku hanya dengan istriku saja. Maka dari itu aku memutuskan untuk menunda mencari jodoh karena alasan itu. Aku seorang pemain seks, dari yang perawan, istri orang bahkan tante-tante girang aku udah ngerasain. Kalau lagi butuh uang ya sama tante-tante lumayanlah ya dapat uang jajan. Tapi pas horny banget aku cari ABG atau orang sebut cabe-cabean.

Dengan modal ganteng wanita-wanita itu nggak bakal nolak aku. Selama di Jakarta banyak banget pengalaman seks yang aku jalani. Semua aku lakukan demi kepuasan semata, seleraku semua kaum wanita asal setiap hubungan berganti pasangan. Banyak wanita yang udah ngerasain hangatnya pelukanku. Dan kebanyakan mereka ketagihan sering ngajakin aku.

Terkadang aku ya sedikit jual mahal asal ada uang aku jalan. Aku kost disebuah rumah dekat kantor, dirumah itu ada 4 kamar. Hanya pria saja yang kost disitu ada juga yang sudah berkeluarga. Disini termasuk kost bebas boleh bawa wanita masuk ke dalam rumah mau ngeseks atau apalah dibiarin aja sama bu kost nya.

Tante Luna itu nama ibu kost yang super menyenangkan ngertiin anak muda banget deh. Penampilan Tante Luna layaknya anak muda jaman sekarang. Walaupun sudah berumur dia terlihat masih cantik dan mempesona. Dia lama bercerai dengan suaminya , dia tidak bekerja hanya mengurus kostnya itu. Dulu kost ini tempat tinggal tante Luna dengan suami dan anaknya.

Setelah bercerai tante Luna sendiri tinggal dirumah sebesar ini. Anaknya dibawa sama suaminya, dia hanya sendiri mencari nafkah dengan cara menjadikan rumahnya sebagi kost. Kalau pakai baju pasti terbuka payudara yang montok terlihat belahannya, kayaknya emang sengaja deh Tante Luna berpenampilan seperti itu.

Teman satu kost ku nggak begitu paham apa maksud Tante Luna berpenampilan sepeti itu, tapi kalau aku jelas mengerti keinginan dia. Janda satu anak itu terlihat haus akan seks, cara berpakaian udah kelihatan banget,

“Frans..kesini deh tante minta tolong dong angkatin tabung gas ini keluar ya…”,ucap Tante Luna.

“iya tante…”ucapku.

Aku segera menuju ke dapur tiba-tiba tante Luna menundukkan badannya, waow terlihat payudara yang besar montok,

“aduh Frans kaki tante terkilir tolong pijit sebentar ya sakit banget” (terlihat Tante Luna tampak kesakitan sekali).

Aku coba membantu Tante Luna berdiri dengan memegang tangannya, aku nggak focus ke kaki tapi hanya melihat payudara yang menggantung itu. Timbullah gairahku untuk bercumbu dengan Tante Luna. Aku urut kaki tante Luna yang mulus dan berbulu itu,

Kakinya mulus banget sih aku urut dengan sembari kadang mengelus kakinya,

“akkhhhhhh…”

“kamu urut apa elus-elus kaki sih Frans, tante kan jadi horny” ucap tante Luna sambil memegang bahuku.

“ahhh tante aku juga nih…”

Tiba-tiba datang Doni teman kostku, menghampiri aku dan Tante Luna. Si Doni ini ganggu orang lagi horny aja sih, nggak bisa nanti aja apa. Gagal deh ngeseks sama tante Luna yang bohay itu. Malam pun tiba aku pulang kerja bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah itu aku masuk kamar, aku tiduran menggunakan boxer dan nggak pake baju.

Terlihat bulu dadaku yang lebat, aku jarang pake baju kalau di kost rasanya gerah banget. Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamar,

“masuukkk…” ucapku sambil berteriak.

Ternayata tante Luna yang mengetuk pintu. Dengan menggunakan lingerie tipis terlihat jelas kemolekan tubuhnya. Nggak pake bra pula, terlihat puting menonjol banget. Terlihat jelas di balik lingerie tipis itu, seketika penisku berdiri,

“ada apa ya tante kok malam-malam gini..”

“ahhh Frans terusin dong mijit kaki tante buat tante kembali horny sayang…” (sambil mengunci pintu kamarku).

“boleh tante dengan senang hati..”

“tante rebahan ya, mainin tante sesuka hatimu malam ini tante milik kamu sayang…, ” ucapnya genit.

“tenang aja tante aku buat tante ketagihan dengan aku deh…” ucapku sambil memerah mukaku.

Rasanya udh nggak sabar bercumbu dengan tante Luna pasti berasa perawan soalnya lama nggak di jamah,

“tante kok nggak pake bra sih, sengaja ya tan…”

“iyalah sengaja biar kamu mainin puting tante” dengan manja tante berbicara padaku.

Aku terus urut kaki tante sampai kepaha,

“ahhhhhhh….” Tante Luna mendesah.

Saat itu penis-ku udah tegang banget, tante Luna membuka sedikit demi sedikit lingerienya dia tarik keatas. Wooooowwwww memeknya gede banget kayaknya kenyal banget. Aku gemas rasanya pengen aku cium aku jilat tu memek tante,

“Frans buka aja lingerie tante sampai ke atas, cepetan Frans mainin tante gih..”

Aku langsung aja buka lingerie tante hanya memakai celana dalam saja. Payudara yang besar montok putingnya gede banget hitam pula, dengan penuh gairah aku meremas payudaranya. Aku kulum putingnya yang besar itu. Sembari aku putar-putar puting kirinya, puting kanan aku kulum lama banget. Mantap dahhhh, tante tampak menikmati hanya mendesah manja saja,

“terus Frans tante seneng banget deh kalau mainin payudara, horny banget sayang…”

Celana dalam tante basah, aku coba lepas celana dalam tante yang tipis itu. Rambut di memek tante kok jarang ya terlihat besar lipatan-lipatan memek bersih banget. Selakangan tante Luna putih banget, dia menjaga kewanitaannya banget. Aku mencium bibir tante Luna yang berlipstik merah merona itu.

Bacaan: Cerita Seks Memuaskan Nafsu Birahi Tante

Dadaku menempel di payudara tante Luna bibirku dan bibirnya saling mengecup, memek Tante Luna bergesekan dengan penisku. Semakin tegang penisku,

“ahhhhhhh…ahhhhh….”

Kedua tanganku memegang erat telapak tangan tante Luna erat banget. Kita sama-sama ganas nikmatnya..Ughhhhh…

“turun kebawah Frans, kecup memek tante hingga bassssaaahhhhh…”

Aku membuka lipatan memek tante, aku jilat selakangan tante yang mulus itu. tubuh tante Luna menggeliat manja dengan desahan yang lirih. Wangi banget sih memeknya, aku cari lubang kenikmatan itu. Mulutku mengarah ke lubang memek tante, tiba-tiba cairan dari memek tante keluar banyak banget. Cairan itu membasahi mulutku,

“maaf Frans tante udah horny banget nggak tahan tante udah keluar berkali-kali habis kamu pinter sih mainin tante…”

“nggak papa tante asal tante puas deh…”

Aku kembali mengulum lubang memek tante, aku julurkan lidahku. Aku putar pelan-pelan lidah panjangku.

“ahhhhh….ahhhhhh…ahhhhhh… lagi Frans terus Frans kecup memek tante lebih keras lagi…”

Setelah lama mengulum lubang memek tante aku kembali ke atas tanganku meremas payudara montok itu. aku mencium tante kembali lipstick Tante terlihat belepotan ke pipi dan payudaranya itu,

“Frans ayo masukin penisnya , ayo Frans ..”

Aku gesek-gesekan penisku ke memeknya, ujung penisku aku goyangkan di bibir memek tante. Udah semakin licin dan siap masuk penis besarku ini. Pelan-pelan aku masukkan perlahan tapi pasti, aku goyangkan sedikit penisku,

“ahhhhhhh… ahhhhhhhhh.. ahhhhhhhhh” desah manja tante Luna.

Setelah masuk seluruhnya aku memainkan gerakanku tante Luna juga membalas dengan menggerakkan pantatnya ke atas,

“ahhhhhhh….”

Rasanya penisku mentok masuk ke dalam saat tante menggerakkan pantatnya. Tante mengelus elus badanku aku semakin horny, semakin keras aku menusuk-nusukan penisku ke dalam. Aku nggak kuat lagi keluarlah sperma yang kental dan sangat banyak,

‘croooottttt…….crooooootttt aku semprotkan ke bibir tante. Tante terlihat menjulurkan lidah berusaha menghisap spermaku,
“makasih ya Frans kamu memang lelaki hebat, gairah seksmu sangat tinggi..”

“sama-sama tante, Frans udah di kasih kesempatan buat menikmati indahnya memek tante Luna…”

Setelah itu tante memakai pakaiannya kembali dan keluar dari kamarku. Janda beranak satu itu memang nikmat sekali, memeknya terawat wangi bersih mulus lagi. Bakal ketagihan deh sama Tante Luna. Aku tertidur pulas banget. Tengah malam aku keluar kamar karena lapar, aku ke dapur untuk membuat mie rebus. Setelah aku makan dengan lahap aku menggosok gigiku dan kembali ke kamar.

Sebelum masuk kamar aku melewati samping kamar aku, kok tumben banget kamar ini terbuka padahl nggak ada yang kost di kamar itu. Aku mengintip karena pintu sedikit terbuka, aku lihat ada seorang gadis berbaring di ranjang menggunakan tangtop. Mulus banget siapa dia ya. Apa mungkin ini anak tante Luna ya, aku terus bertanya-tanya.

Rasa penasaran ini semakin tinggi, aku masuk pelan-pelan ke dalam kamar itu. aku mengunci pintu kamar dan berjalan mendekati cewek cantik itu. Kulitnya putih rambut panjang terurai, kayak tante Luna gitu deh tapi ini terlihat masih gadis belia. Aku membuka selimut yang menutupi tubuhnya, aku terkejut sesaat. Cewek ini tidur hanya pake celana dalam saja.
Memang ini lagi hoki deh sekaligus dapet induk dan anaknya. Tanpa pikir panjang aku mencium bibirnya. Cewek itu terbangun dan terkejut,“siapa kamu cium orang sembarangan..”

“tenang aku penghuni kost yang baik hati aku hanya ingin menikmatimu malam ini”

Dia hanya terdiam dan memandangiku, mungkin dia kagum sama kegantenganku. Dia mencoba mengambil selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya yang terbuka. Aku menarik selimut itu dia hanya tersenyum. Nggak mungkin dia menolak ajakkanku, cewek itu terlihat mesum juga sih kelihatan dari raut wajahnya. Secara tiba-tiba dia memegang penisku yang tegang ini, membuka celana ku.

Aku telanjang bulat, dia memulainya dengan mengocok penisku, semakin berdiri tegak dia terlihat horny banget. Terus dia kocok penisku, kemudian dia mengulum ujung penisku. Dia putar-putar penisku dimasukkan di mulutnya,

“ahhhhh…ahhhhh….ahhhhh….”,desahanku sangat keras.

Cewek ini penggila seks sama sepertiku terlihat jelas dari cara dia memainkan penisku dan gairah seks yang tinggi. Aku hanya diam membiarkan dia terus bermain dengan penisku. Menjilat selakangan dan kedua telur penis yang menggantung, terasa sangat nikmat sekali,

“ahhhhh…ahhhhh…, ” desahnya penuh birahi sex.

Dia berada diatasku mencium bibir ku dengan nafsu sex yang tinggi, dia melepaskan bibirnya,

“ayo dong pegang payudaraku biar aku makin horny..”

Payudara menggantung di depan mata ku, aku mengulum putingnya. Sedangkan tanganku yang satunya meremas-remas payudaranya. Dia horny banget belum apa-apa udah keluar dan basah. Mirip banget dengan ibunya yang nggak tahan dengan kuluman payudara,
“ahhhh..ahhhh, lebih keras lagi remas terus payudaraku …” ucap dia sambil merasakan kenikmatan.

Memeknya bergesekan dengan penisku, semakin horny kita berdua. Kemudian aku berbalik posisi dia yang dibawah dan aku diatas. Aku mencium memeknya mengulum bibir memeknya biar basahhh,

“aku nggak tahan aku keluar lagi nih..ahhhhhhh….”

Dia tampak menggeliat liat tubuhnya tamak sekali nggak tahan dengan kuluman ku. Memeknya semakin basah langsung ajalah aku masukkan penisku, dengan mudahnya masuk ke dalam. Mungkin dia udah nggak perawan soalnya gampang banget masuk ke dalam lubang memeknya. Aku menusuk-nusukkan penisku ke dalam, terus hingga dia terasa mendesah sangat keras,

“ahhhhhhhhhhh….ahhhhhhh……ahhhhhh…..”

Tak lama kemudian sperma keluar di dalam memeknya , aku kelepasan udah terlanjur masuk ke dalam. Semoga aja dia nggak hamil kalau hamil kacau sudah hidupku. Setelah itu aku memakai pakaianku kembali dan dia membersihkan tubuhnya. Itulah kisahku dalam sehari aku ngeseks dengan dua orang. Ibu kost dan anaknya , dengan dua perbedaan yang sangat jelas.

Ibunya dengan segala kenikmatan yang nggak kalah dengan perawan. Tapi lebih mantap ibunya sih, mungkin pengalamannya udah banyak, sedangkan anaknya hanya cabe-cabean yang baru latihan ngeseks. Perlu diulang buat ngeseksnya dengan tante Luna. TamaT.